3 Sutradara Terbaik Indonesia dengan Karya yang Luar Biasa
Industri perfilman Indonesia memiliki banyak sutradara-sutradara hebat yang telah memproduksi karya film yang luar biasa. Mereka bahkan juga sudah memiliki banyak prestasi pada bidang perfilman. Inilah 3 Sutradara terbaik Indonesia yg harus kamu ketahui karya-karya hebatnya.
1. Umar Ismail

Usmar Ismail sangat populer dalam dunia perfilman indonesia. Ia bahkan mendapat julukan sebagai bapak perfilman indonesia. Usmar Ismail merupakan Sutradara pelopor di Indonesia dan telah menyutradarai film sejak tahun 1949. Setelah meninggal, namanya juga di abadikan sebagai pusat perfilman Jakarta.
Usmar Ismail juga pernah menjabat sebagai direktur perusahaan Film Nasional Indonesia atau perfini. Sepanjang sejarah karirnya, Ia telah memproduksi tidak kurang dari 25 judul Film, diantaranya adalah Darah dan Doa. Enam Djam di Djogja, Tiga Dara, dan Anak-anak Revolusi.
2. Teguh Karya

Teguh Karya memiliki nama asli Steve Liem Tjoan Hok. Ia aktif menyutradarai film-film Indonesia pada dekade 70-an hingga 90-an. Teguh Karya juga terkenal menjadi pemegang rekor sebagai sutradara yang paling banyak meraih penghargaan Sutradara Terbaik pada ajang Festival Film Indonesia.
Dalam ajang tersebut, Teguh Karya telah meraih enam penghargaan dan Sembilan nominasi untuk kategori Sutradara Terbaik. Ia juga menjadi sutradara yang mengantarkan banyak film-filmnya meraih kategori Film Terbaik. Film-film karyanya di antaranya adalah Cinta Pertama, Badai Pasti Berlalu, dan Pacar Ketinggalan Kereta.
3.Joko Anwar

Joko Anwar memulai karirnya sebagai sutradara film di tahun 2005. Film pertamanya Janji Joni menjadi peraih box office terbesar di tahun itu dan menjadi nominasi pada berbagai ajang festival, seperti Sydney Film Festival dan Pusan International Film Festival. Di tahun 2007, ia menyutradarai film noir pertama di Indonesia, Kala.
Semenjak itu, Joko Anwar dikenal sering menyutradarai film-film bergenre horror atau thriller. Beberapa filmnya yang terkenal di antaranya Pengabdi Setan, Modus Anomali, dan Pintu Terlarang. Film-film tersebut juga banyak mendapatkan penghargaan baik di festival dalam negeri hingga luar negri.
Komentar
Posting Komentar